Umi Kalsum Pejuang Pariwisata Indonesia! Sosok Kartini Palembang dan Menginspirasi

Trippers – Memperingati Hari Kartini setiap 21 April, Redaksi Trippers menampilkan Umi Kalsum Pemilik 10 Website Pariwisata Indonesia. Beliau ingin mempromosikan Indonesia berkonsep Travelling, Tourism and Culture.

Semangat nasionalisme dan patriotisme, siap tampil terdepan dalam menyuarakan Pariwisata Indonesia lewat salah satu bidang usahanya, bergerak dari jalur Media Online Pariwisata Indonesia. Dia melakukan itu, lantaran rasa cintanya yang besar kepada Tanah Air.

Sosok Kartini gencar dalam menyoal hak perempuan, berkaca dari pengalaman masa lalu menjadi wanita yang dijuluki berdarah biru karena berasal dari kasta bangsawan sebagai putri tertua keturunan keluarga ningrat Jawa.

Kartini sangat mengidamkan persamaan derajat antara pria dan wanita, bahwa pendidikan tak cuma milik pria.

Untuk itu, Kartini berjuang. Tokoh pahlawan perempuan ini mengajarkan baca tulis bagi kaum wanita dari usia anak-anak sampai dewasa.

Kesulitan dan ketidakadilan serta pertentangan yang diperolehnya, tidak patah arang. Tak juga surut semangat. Malah semakin muncrat perjuangan wanita bangsawan ini. Hasilnya? Berbuah manis!

Persamaan hak antara kaum wanita dan pria sudah disetarakan. Bahkan, sudah banyak wanita-wanita Indonesia menikmati pendidikan tinggi dan berkarya sesuai bidangnya masing-masing.

Selain emansipasi dan kesetaraan gender, ada semboyan sangat populer dalam perjuangan Kartini Habis Gelap Terbitlah Terang! Di balik kesulitan, pasti ada kemudahan.

Nah Trippers. Yuk, intip Kartini masa kini yang menjadi inspirasi.

Redaksi mengajak pembaca Media PVK Grup mengenal lebih dekat sosok Umi Kalsum, Founder dan CEO PT Prima Visi Kreasindo (PVK) Grup dan Pemimpin Media PVK Grup sekaligus Pemilik 10 Situs Online Pariwisata.

Untuk menghadirkannya, Redaksi Trippers berhasil menyambangi kediaman Umi Kalsum. Berbicara langsung dengan wanita menginspirasi ini.

Dalam obrolan santai di rumahnya di bilangan Ciganjur, Jakarta Selatan, pada Jumat (16/4) sore, di balik sukses Media Online www.PariwisataIndonesia.id., dianugerahi menjadi Media Online Pariwisata Indonesia Terfavorit Tahun 2020 berdasarkan hasil survey pembaca Media PVK Grup tak bisa dilepaskan dari kiprahnya sebagai pemimpin perusahaan.

Mengawali percakapan, disebutkan PVK Grup sebagai induk perusahaan telah menunjuk salah satu bidang usahanya yakni Media PVK Grup untuk membentuk divisi bisnis guna menyuguhkan 10 Situs Pariwisata ditambah E-Magazine Pariwisata Indonesia.

Sikap tegasnya, sudah bisa dipastikan Umi adalah sosok wanita tangguh sekaligus bisa disebut gagah perkasa bak wonder woman.

Sisi lain Umi bak seorang Ibu yang tak ingin terlihat susah di mata bawahan. Senyumnya menebarkan keteduhan dan memancarkan kedamaian.

Meski membangun Media Online dengan 10 Website Pariwisata tidak mudah seperti membalik telapak tangan, namun berkat kepiawaian dia memimpin, Media PVK Grup bisa bertahan sampai sekarang.

Dia bisa disebut sebagai sosok representasi Kartini masa kini berdarah Palembang.

“Saya cinta negeri ini dan bangga sebagai Anak Bangsa dan ingin memulai usaha dengan berwiraswasta,” mimpi Umi.

Cita-cita luhurnya berguna bagi bangsa dan hidupnya ingin memberikan manfaat. Pengabdiaanya ingin dia curahkan untuk turut membangun persada Ibu Pertiwi dari jalur Media PVK Grup.

“Saya ingin mencurahkan hidup saya buat orang banyak. Saya ingin bermanfaat dan bisa berbagi untuk orang banyak. Dengan menciptakan suatu usaha atau unit bisnis artinya saya juga bisa ikut membantu orang-orang yang bernaung di bawah bisnis saya untuk dapat sejahtera. Kebahagiaan tiada tara bila saya mampu membuat orang tersenyum atas hasil jerih payah mereka sendiri,” terang Umi saat ditanyakan soal motivasi membangun Media PVK Grup.

Percakapan terus semakin berkembang, tak luput dia mengungkapkan rasa syukur dan mengimbau pada kita semua, bahwa sebagai hamba Allah untuk mengimani sifat-sifat baik Allah.

Salah satu caranya dengan berprasangka baik kepada Allah Ta’ala, katanya, ini merupakan ibadah hati yang mulia.

“Saya mengucapkan puji syukur berkat pertolongan dan takdir baik dari Allah SWT. Juga limpahan dan karunia-Nya, Media PVK masih dipercaya dan terus bertahan,” syukur Umi.

Selain itu, prestasi ini tercipta berkat kerja sama baik dari tim di Media PVK Grup. Mereka sudah kerja keras, dedikasi dan komitmennya tinggi meski di tengah segala keterbatasan dan Pandemi Covid-19, tidak menjadikan alasan tetap semangat berkarya dan bermanfaat bagi Tanah Air.

Obrolan berlanjut menyasar ke pemerintahan.

Menurutnya, kampanye Kemenparekraf di tagline #WonderfulIndonesia, slogan sama dibangun oleh Media PVK Grup.

Umi Kalsum bisa disebut sebagai pejuang Pariwisata Indonesia, terlihat anggun dan elegan serta penuh optimistis dengan balutan busana muslimahnya meyakini, bukan tak mungkin sumber pendapatan bangsa ini yang dulu diperoleh dari migas dan nonmigas, akan bergeser menjadi pendapatan pariwisata dan pendapatan nonpariwisata.

Sektor pariwisata dinilainya adalah sektor penggerak perekonomian yang bahan bakunya tidak akan pernah habis. Jika dikembangkan secara terencana dan terpadu, peran sektor pariwisata jauh melebihi sektor migas yang selama ini menjadi primadona sumber pendapatan negara.

Wanita kelahiran kota Palembang pada 27 Maret 1975 mengomentari slogan pemerintah berikutnya, yakni: #IndonesiaMaju, dan #KoalisiIndonesiaKerja.

Perspektif pariwisata terbukti nyata lewat kebijakan Presiden menetapkan sepuluh daerah prioritas sebagai tujuan untuk menggemakan destinasi wisata, antara lain: Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Candi Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.

Karena sesuatu hal, lalu program itu mentransformasi dan terbaru dari kebijakan Presiden Jokowi melalui Menparekraf Sandiaga Uno untuk menggemakan potensi pariwisata di Indonesia dalam mempromosikan 5 destinasi wisata super prioritas di Indonesia, mencakup antara lain: Borobudur, Danau Toba, Likupang, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Kini, masyarakat Indonesia perlahan sudah bisa melihat hasil tersebut.

Umi lalu menceritakan, Indonesia alamnya luar biasa cantik. Memukau dan memesona.

Kemolekan alam negeri ini mampu membuat para wisatawan mancanegara terpukau tak kalah dengan keindahan di berbagai belahan dunia manapun.

Apa yang tengah dicanangkan Presiden menyasar pada pariwisata nonkonvensional.

Dari mulai pegunungan, perbukitan, hingga surga bawah lautnya, Indonesia tak bisa dipandang sebelah mata.

Belum lagi, potensi alam Indonesia berlimpah ruah bak surga dunia menghampar begitu indah pesonanya dari ujung Sabang sampai Merauke.

Dia mengapresiasi lagu berjudul “Kolam Susu” merupakan tembang lawas, singel milik Koes Plus yang diciptakan oleh Yok Koeswoyo. Diakuinya, lagu tersebut seperti hendak melukiskan bangsa ini seutuhnya.

Bagaimana saktinya Indonesia, saking suburnya, terang Umi, lagu itu menggambarkan sebuah tongkat mampu menjadi tanaman.

Sejak Pariwisata Indonesia berkonsep nonkonvensioal, pesona bangsa ini semakin mendunia bahwa Indonesia tak lagi cuma Bali dan Borobudur atau Raja Ampat.

Satu per satu destinasi wisata yang ada di pelosok bumi Indonesia terungkap ke mancanegara bahkan sudah ada yang berinvestasi hingga ratusan juta dollar malah lebih.

Begitu cerita Umi dalam bincang dan obrolan santai.

Redaksi lagi, dan terus lagi mengulik profilnya dalam wawancara mendalam. Diungkapkannya, kondisi alam, flora dan fauna, serta peninggalan purbakala, maupun peninggalan sejarah, seni, dan kebudayaan Indonesia juga menjadi aset terbesar bangsa ini.

Lanjutnya, pemulihan ekonomi yang dipercepat dengan mendorong belanja negara dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan, sudah selaras dan sangat tepat.

Program membangun infrastruktur memudahkan akselerasi dan terbukti memberikan nilai lebih bagi masyarakat.

Tampak jelas Kepala Negara berani bersikap tidak populis. Bahwa pariwisata hari ini sudah dianggap sebagai katalisator pembangunan.

Sektor pariwisata faktor terdepan dalam mempercepat proses pembangunan itu sendiri, seperti akselerasi infrastruktur dengan memperbagus akses transportasi.

Terkait itu, Umi sangat menyambut positif dan mendukung penuh langkah pemerintah serta mengacungi jempol Pak Jokowi.

Pasalnya, menurut dia impaknya bisa menyerap kesempatan kerja seluas-luasnya, mempercepat pemerataan pendapatan, meningkatkan pajak negara, serta retribusi daerah.

Tidak cuma itu, diyakininya, kebijakan Presiden akan mendorong pemerataan pembangunan wilayah setempat dan Infrastruktur yang dibangun mempermudah wisatawan lokal dan turis mancanegara hadir hingga ke pelosok.

Dermaga, bandara sudah bagus-bagus. Jalan pun begitu, termasuk juga pembangunan kawasan yang dibangun untuk mendukung geliat pariwisata di kawasan itu.

Pemilik Media PVK Grup menilai, kalau kekayaan tidak bisa dikeluarkan dari wilayahnya, maka tidak akan punya nilai tambah sama sekali.

Kebijakan Kepala Negara sudah tentu tepat dan berpihak kepada rakyat. Bahkan katanya, juga semakin tergali sejarahnya.

Menurutnya, kebijakan pemerintah pusat memegang peran penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan kawasan dan berujung pada kebangkitan ekonomi nasional.

Saat Redaksi menanyakan pendapat Umi tentang Presiden Jokowi, seperti apa sih?

Berikut jawaban dari wanita berzodiak Aries, lugas dan brilian!

Kebijakan pemerintah pusat seperti memberi pesan untuk masa depan. Kepala Negara kita, semangatnya tinggi membangun Indonesia.

Pemikiran Presiden kebijakannya out of the box, anggaran infrastruktur dalam membangun terbilang spektakuler.

Meski begitu, pandemi pun tak menjadikan halangan agar pembangunan yang sudah dicanangkan terus berjalan.

Bahkan Umi terlihat meyakinkan, Presiden Indonesia ketujuh berani pasang badan dalam program pembangunan nasional.

Lebih jauh lagi, ungkap dia, sosok Presiden Jokowi sangat sederhana dan selalu mengedepankan kebhinnekaan dalam perspektif budaya.

“Beliau tunjukkan melalui baju adat nusantara yang selalu Pak Jokowi kenakan dalam berbagai acara kenegaraan.”

Umi juga membagikan mutiara indah, “Jangan lelah berbuat baik untuk negeri ini, walau cuma satu lilin di tangan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *