Petrus Golose Ingatkan Jajaran BNN Patuhi Instruksi Jokowi Soal PPKM Darurat, Kepala BNN Imbau Masyarakat Taati Prokes

Dalam siaran resmi yang disampaikan oleh Kabag Humpro BNN RI Hanny Andhika, mengatakan bahwa Kepala BNN Petrus Golose mengajak seluruh masyarakat, khususnya pegawai BNN di seluruh Indonesia untuk disiplin menerapkan Prokes. Hal tersebut, terkait meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Indonesia beberapa waktu terakhir ini. Sambungnya, sehingga secara resmi pemerintah kembali memperluas PPKM Darurat di luar Pulau Jawa dan Bali. Petrus Golose bahkan mewanti-wanti dan menegaskan, jajarannya harus patuhi Instruksi Presiden Jokowi. Berikut beritanya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose memerintahkan jajarannya untuk mematuhi Instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Dalam keterangan BNN yang diterima oleh Redaksi Pariwisata Indonesia, pada Sabtu (10/7), menyampaikan, seiring meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Indonesia, dan secara resmi pemerintah kembali memperluas PPKM Darurat di luar Pulau Jawa dan Bali. Hal tersebut, sambungnya, untuk merespons lonjakan Covid-19 beberapa waktu terakhir ini.

Untuk itu, PPKM Darurat diperluas ke 15 daerah di luar Jawa-Bali, meliputi kabupaten kota di sejumlah provinsi. Rinciannya yakni, Kota Tanjung Pinang dan Batam (Kepulauan Riau), Kota Singkawang dan Pontianak (Kalimantan Barat), Kota Padang Panjang dan Bukittinggi (Sumatera Barat).

Lalu, Kota Bandar Lampung (Lampung), Kota Manokwari dan Sorong (Papua Barat), Kota Bontang, Balikpapan, Kabupaten Berau (Kalimantan Timur), Kota Padang (Sumatera Barat), Mataram (NTB), dan Kota Medan (Sumatera Utara).

Kepala BNN Petrus mengatakan, keputusan tersebut bertujuan untuk membendung laju kenaikan angka positif virus corona atau Covid-19.

Lebih lanjut, pihaknya juga turut mengajak seluruh masyarakat, mari bersama-sama untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Sebelumnya, melalui puncak acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021, pada Senin (28/6) lalu. Petrus menegaskan dirinya tak akan pernah lelah untuk selalu memberikan yang terbaik demi bangsa dan Negara.

Bahkan, orang nomor satu di lingkungan BNN juga mengatakan, Indonesia Bersih Narkoba atau ‘BERSINAR’ dengan ‘War On Drugs’. Kala itu, ia juga meluapkan perasaan bahagia dan memberikan apresiasi atas dukungan publik karena berjasa dan bersinergi dengan BNN dalam memberantas narkoba di Tanah Air.

Redaksi mencatat, BNN sebagai garda terdepan dalam Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) telah sukses menggelar serangkain kegiatan padat menggemakan HANI tersebut.

Puncak acara HANI tahun 2021 dibuka oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin yang digelar secara virtual. Disiarkan langsung dari Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor, Senin, 28 Juni 2021, dan serentak ke seluruh Indonesia.

Selain itu, BNN kembali meraih predikat Opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan BNN Pusat.

Prestasi membanggakan itu, Kepala BNN RI memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras dalam pengelolaan keuangan sehingga untuk kedelapan kalinya sejak tahun 2013, BNN kembali meraih predikat Opini WTP. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *