5 Bangunan Peninggalan Kerajaan Makassar

Trippers – Saat belajar sejarah, kamu pasti pernah membaca dan diperkenalkan oleh guru istilah ‘Ayam Jantan dari Timur’. Ya, julukan itu diberikan oleh penjajah Belanda kepada Sultan Hasanuddin, raja paling tersohor dan disegani dari Kerajaan Makassar.

Kerajaan Makassar adalah gabungan dari dua kerajaan yaitu Tallo dan Gowa yang berpusat di Somba Opu. Kerajaan yang berdiri pada abad ke-16 Masehi ini bercorak Islam dan menjadi pusat perdagangan rempang-rempah yang sangat penting di bagian timur Nusantara kala itu.

Tentunya banyak banget peninggalan sejarah yang bisa generasi sekarang temui sebagai bentuk kehebatan Kerajaan Makassar pada pada masa lampau. Penasaran apa aja? Simak yuk!

1. Benteng Fort Rotterdam

Foto : en.wikipedia.org

Bagi masyarakat Makassar, benteng yang terletak di pantai barat Kota Makassar ini jadi salah satu destinasi wisata favorit, terutama anak muda. Benteng Fort Rotterdam pertama kali dibangun oleh Raja Manringau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa’risi Kallona pada tahun 1545 Masehi. Kemudian, dilakukan renovasi pada pada zaman pemerintahan Sultan Alauddin.

Bagi kamu pencinta sejarah, Fort Rotterdam sangat layak dikunjungi karena memiliki museum La Galigo yang menyimpan banyak sejarah Makassar dan wilayah lainnya di Sulawesi Selatan. Selain itu, view yang disajikan juga sangat instagramable, lho!

2. Masjid dan Kompleks Makam Katangka

Foto : www.pedomankarya.co.id

Masjid Katangka adalah masjid tertua di Sulawesi Selatan. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Alauddin sebagai bentuk pengukuhan Islam sebagai agama kerajaan. Selain berfungsi sebagai tempat kegiatan keagamaan, masjid juga digunakan sebagai tempat pertahanan pada masa peperangan.

Tak hanya itu, terdapat Kompleks Makam Katangka yang didalamnya ada kuburan keluarga dan keturunan raja-raja Gowa. Masjid ini terletak di Somba Opu, Kabupaten Gowa.

3. Benteng Somba Opu

Foto : makassar.tribunnews.com

Benteng yang terletak di delta Sungai Jeneberang ini merupakan saksi bisu kejayaan hingga kekalahan Kerajaan Makassar ketika melawan penjajah Belanda. Dibangun oleh Raja Gowa ke-9, benteng ini sempat tertimbun selama 3 abad hingga akhirnya direnovasi sebagai tempat penelitian dan Suaka Peninggalan Sejarah Sulawesi Selatan.

Selain itu, Benteng Somba Opu juga menjadi semacam Taman Miniatur Sulawesi Selatan karena terdapat rumah-rumah adat dari berbagai etnis di Sulawesi Selatan. Karena hal tersebut, banyak kegiatan besar yang sering dilakukan di tempat ini, salah satunya sebagai lokasi pengaderan dari berbagai organisasi. Bagi kamu yang ingin berkunjung, jangan lupa juga untuk mampir ke Museum Karaeng Pattingaloang, ya!

4. Masjid Babul Firdaus

Foto : travel.tempo.co

Masjid Babul Firdaus atau kerap juga disebut Masjid Jongaya berlokasi di Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Masjid ini dulunya selain sebagai syiar agama Islam juga menjadi gudang persenjataan Kerajaan.

Masjid Babul dibangun oleh Raja Gowa ke-34, Sultan Husain dan merupakan masjid kedua tertua yang dibangun pada masa itu.

5. Museum Balla Lompoa

Foto : id.wikipedia.org

Museum Balla Lompoa dulunya adalah istana Kerajaan Gowa yang dibangun oleh pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-31. Kini, istana telah dikontruksi sebagai museum yang menyimpan koleksi benda-benda dari zaman kerajaan seperti keris hingga lukisan raja-raja yang pernah berkuasa.

Balla Lompoa memiliki arsitektur rumah panggung khas Bugis dan berlokasi di Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Itulah beberapa bangunan keren peninggalan Kerajaan Makassar. Selain bisa dijadikan spot foto yang gokil, kamu juga bisa belajar banyak tentang sejarah lho Trippers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *