Melati Elzardi, Bangka Belitung adalah Pantai Terindah dengan Kasus Covid-19 Terendah.

trippers.id – Hai Trippers….. di hari Senin, 08 Maret 2021 yang lalu bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional, Redaksi Trippers berkesempatan mewawancarai Ibu Melati Erzaldi, sosok perempuan inspiratif yang merupakan istri dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Bp. Erzaldi Rosman, melalui aplikasi meeting online.

Acara ini dihadiri oleh Ibu Umi Kalsum selaku CEO PVK Group, Kang Wawan sebagai Pemimpin Umum Trippers.id, Ibu Lia Pemred indonesiatraveler.id, Bp. Kusmanto Pemred pariwisataindonesia.id, serta Dian Puspita Sari Pemred trippers.id. Juga hadir mas Bahrul Ulum Jurnalis dari Yogyakarta.

Acara dibuka oleh Ibu Umi Kalsum yang memperkenalkan tim dari PVK Group yang hadir kali ini. Pada Kesempatan pertama, Ibu Lia dari indonesiatraveler.id menanyakan pada Ibu Melati Erzaldi yang kerap disapa “Bu Mel” ini yang juga merupakan Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bertanya tentang perkembangan Covid-19 di Babel saat ini.

“Alhamdullilah, untuk saat ini sudah terkendali ya, tentunya dengan dengan langkah-langkah strategis seperti pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), penerapan protocol Covid-19 kepada masyarakat secara ketat serta paralel dengan berjalannya kegiatan Vaksinisasi dari Pusat,” ungkap Bu Mel lebih lanjut.

Ibu Melati Elzardi

Sebagai Ketua TP PKK Prov. Babel, Bu Mel selalu berusaha menggerakkan kader-kadernya. Ssalah satu kegiatannya adalah dengan membuat masker yang berkualitas lalu akan dibeli yang selanjutnya dibagikan ke masyarakat Babel.

“Kami juga membagikan bantuan-bantuan sosial kepada masyarakat, juga mendukung peningkatan usaha mereka dengan membeli produk lokal, seperti beras, ikan asin serta bahan lainnya dari UMKM lokal dan nantinya tetap akan diberikan kembali ke masyarakat yang membutuhkan,” lanjut Bu Mel.

Menyinggung tentang kebangkitan sektor Pariwisata di Bangka Belitung, Bu Mel mengungkapkan bahwa pariwisata lokal itu tidak akan bangkit begitu saja, jika daerah dan masyarakat sekitar lokasi wisata itu tidak kondusif. Oleh karena itu perlu kedisiplinan dan kerjasama yang erat dari masyarakatnya. Jika daerah itu sudah kondusif, tentu wisatawan akan datang kembali berkunjung.

Ibu Umi Kalsum – CEO PVK Group

Trippers tahu ngga, ternyata ada slogan yang membedakan wisata di babel dengan daerah lain yaitu, Babel memiliki tagline “Pantai Terindah dengan Kasus Covid-19 Terendah.” Keren kan….

“Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini memiliki potensi pariwisata yang lebih dominan di wisata pantainya, yang memiliki karakter berbeda dari pantai-pantai daerah lain di Indonesia, serta wisata Geoparknya yang berada di satu pulau dan sudah terdaftar di UNESCO. Selain itu juga terdapat potensi wisata hutan yang tidak kalah menarik,” Jelas Bu Mel kepada Trippers.

Sebagai istri seorang Gubernur, Bu Mel yang memiliki hobi olahraga menembak ini, ternyata selain memiliki tempat wisata favorit di Bangka Belitung, tapi juga memfavoritkan wisata di kota Yogyakarta dan Banyuwangi loh, yang menurut Bu Mel memiliki keindahan alam dan suasana yang sangat khas dan berbeda dari daerah lain.

Bu Mel ini ternyata juga merupakan Founder (Pendiri) dari Sekolah Perempuan “Sekuntum Melati” di Bangka Belitung. Harapannya adalah sekolah ini akan menghasilkan banyak lulusan perempuan yang mandiri dan terlatih. Saat ini sekolah itu sudah didirikan di dua desa yaitu di Desa Rukam, Kab. Bangka dan Desa Jelutung II, Kab. Bangka Selatan.

“Pendidikan merupakan cara efektif dalam membentuk karakter dan mindset bangsa, termasuk kaum perempuan,” kata Bu Mel menambahkan.

DIan Puspita Sari – Pemimpin Redaksi trippers.id

Nah, pasti Trippers penasaran kan? Kegiatan apa saja sih yang dilakukan oleh teman-teman peserta didik di Sekolah Perempuan “Sekuntum Melati”.

So, simak terus di trippers.id karena pada artikel berikutnya, kita akan mengupas tentang kegiatan teman-teman kita sana…..

Baik, Ibu Melati…. Selamat bekerja, selamat berkarya. Kami tunggu kabar kegiatan ibu dan teman-teman di Bangka Belitung berikutnya.

(Oleh : Dian Puspitasari dan Kusmanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *