5 Wisata Air di Klaten yang Populer Sebagai Wisata Keluarga

Trippers – Dijuluki Kota 1001 Umbul, Kabupaten Klaten dikenal punya wisata air yang berlimpah dengan pemandangan alam yang menyejukkan. Masing-masing wisata air di Kabupaten Klaten punya daya tarik tersendiri dengan suasana dan vibes yang berbeda satu sama lain.

Di antara berbagai pilihan wisata air di Klaten, ada beberapa wisata air yang jadi favorit warga lokal bahkan pelancong luar kota, karena suasana dan fasilitasnya yang cocok untuk wisata keluarga.

Berikut 5 wisata air favorit di Kabupaten Klaten yang cocok untuk keluarga.

  1. Umbul Susuhan
Foto : semarang.bisnis.com

Umbul Susuhan berlokasi di Jalan Klaten-Jatinom No. 7, Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten.

Di tengah kondisi pandemi COVID-19, Umbul Susuhan tetap buka dengan menjalankan protokol kesehatan seperti mengecek suhu pengunjung, mewajibkan pengunjung menggunakan masker sebelum berenang, dan membatasi penggunaan ruang bilas, di mana pengunjung hanya boleh menggunakan 2 ruang bilas yang terpisah untuk menjaga jarak.

Pengunjung dapat menikmati kesegaran berenang di Umbul Susuhan dengan tarif Rp10.000 per orang, belum termasuk tarif parkir kendaraan.

Di Umbul Susuhan, ada 1 kolam yang disediakan untuk orang dewasa dan 3 kolam yang cocok untuk anak-anak. Selain berenang, pengunjung juga bisa lho mengabadikan momen menyelam di kedalaman dengan berfoto underwater! Menarik, bukan?

  1. Janti Park
Foto : www.solopos.com

Janti Park termasuk salah satu destinasi wisata air populer di Kabupaten Klaten yang cocok untuk anak-anak. Berada di Dusun Ngendo, Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Janti Park kerap kali dijadikan pilihan wisata air oleh warga lokal maupun pelancong luar kota, terutama di hari libur dan akhir pekan.

Di bulan puasa, Janti Park tetap buka mulai dari jam 8 pagi hingga jam 7 malam. Di hari biasa, yaitu Senin hingga Jum’at, pengelola Janti Park menetapkan tarif masuk sebesar Rp3.000 saja. Sementara di akhir pekan pengunjung akan dikenakan tarif masuk lebih tinggi, namun tetap terjangkau, yaitu sebesar Rp5.000.

Dengan tarif masuk yang sangat terjangkau, pengunjung sudah bisa menikmati serunya berenang di kolam ‘salju’, yaitu kolam dengan busa putih mirip salju yang jadi daya tarik utama wisata air ini.

  1. Rowo Jombor
Foto : gotripina.com

Wisata Rowo Jombor adalah wisata air sekaligus wisata kuliner yang berlokasi di Dusun Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten. Di Rowo Jombor ini, pengunjung bisa menyewa perahu untuk menikmati suasana rawa di sore hari sambil melihat sunset.

Dengan tarif Rp5.000 saja, pengunjung bisa duduk santai di atas perahu sambil menikmati pemandangan Rawa Jombor. Di malam hari, suasana rawa akan lebih indah karena adanya lampu warna-warni yang dipasang di kapal sehingga menambah semarak wisata malam di Rowo Jombor.

Tidak hanya cocok untuk wisata malam, Rowo Jombor juga bisa menjadi tempat alternatif untuk berolahraga di pagi hari lho!

Wisata Rowo Jombor buka di bulan Ramadan dan bisa dijadikan alternatif wisata menjelang buka puasa atau bahkan sekaligus berbuka. Pengunjung bisa berwisata kuliner di warung apung yang berada di komplek wisata Rowo Jombor dengan harga makanan yang terjangkau.

  1. Umbul Cokro
Foto : www.hargatiket.net

Umbul Cokro atau OMAC (Objek Mata Air Cokro) termasuk wisata air legendaris yang populer di kalangan warga lokal Klaten. Terletak di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Umbul Cokro ini terbilang unik karena umbul dikelilingi oleh pepohonan yang rindang dan suasana alam yang sejuk nan asri.

Kesegaran dan dinginnya air umbul Cokro jadi daya tarik utama yang membuat wisatawan berkunjung ke wisata air ini. Selain itu, juga ada wahana waterboom yang cocok untuk anak-anak. Bagi pengunjung yang tidak berminat berenang bisa duduk santai di pinggiran kolam dengan membayar tarif sewa tikar.

Untuk tiket masuk, pengunjung dikenakan tarif Rp15.500 per orang, belum termasuk tarif parkir, tarif sewa peralatan renang, dan tarif ruang ganti atau kamar mandi. Sayangnya, wisata umbul Cokro ini tutup untuk sementara karena kondisi pandemi COVID-19 dan belum ada info resmi kapan akan dibuka kembali.Foto : www.hargatiket.netUntuk tiket masuk, pengunjung dikenakan tarif Rp15.500 per orang, belum termasuk tarif parkir, tarif sewa peralatan renang, dan tarif ruang ganti atau kamar mandi. Sayangnya, wisata umbul Cokro ini tutup untuk sementara karena kondisi pandemi COVID-19 dan belum ada info resmi kapan akan dibuka kembali.

  1. Umbul Jolotundo
Foto : puyuhungkep.com

Selain Umbul Cokro, ada Umbul Jolotundo di Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten yang juga termasuk umbul legendaris. Meskipun sekilas terlihat seperti kolam renang biasa, airnya sebenarnya bersumber langsung dari mata air di bawah kolamnya lho!

Pengunjung yang berenang di Umbul Jolotundo akan ditemani ikan-ikan layaknya berenang di sungai alami. Meskipun berisi ikan-ikan, air kolam di Umbul Jolotundo ini sangat bening, bersih, dan kaya akan kandungan mineral yang membuat warga lokal menggunakan umbul ini sebagai tempat terapi air terutama di pagi hari.

Dengan tarif masuk sebesar Rp10.000, umbul ini bisa jadi pilihan tepat bagi keluarga yang ingin menikmati kesegaran mata air alami dengan pengalaman wisata unik, yaitu berenang bersama ikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *