5 Tips Travelling Murah ke Maldives

Trippers – Tak ada satu orangpun yang meragukan keindahan Maldives. Pantai pasir putih bak gula tepung yang halus, biru air laut, resort-resort mewah mengapung di atas air menjadi ciri khas negara yang terletak di Samudra Hindia ini. Bertetangga dengan Srilanka dan India, negara ini memiliki kurang lebih 1.200 pulau. Hanya 200 pulau di antaranya yang berpenghuni.

Tak salah jika Maldives bergelar sebagai wisata pantai tropis terbaik di dunia. Tapi, selama ini banyak orang beranggapan Maldives merupakan wisata yang mahal. Hanya kalangan menengah ke atas yang bisa menjangkaunya. Sayangnya, hal itu tak benar. Berikut 5 tips yang bisa kamu terapkan untuk berwisata murah ke Maldives.

1. Jangan menginap di resort mewah

Sejak tahun 2009, pemerintah Maldives membuat regulasi baru mengenai pariwisata di Maldives. Tidak hanya pulau-pulau dengan resort mewah saja yang dibuka untuk para turis seperti sebelumnya. Hal itu disambut baik warga lokal. Mereka berlomba-lomba membangun penginapan dengan harga terjangkau.

Jika harga rata-rata resort-resort mewah tersebut mulai dari 10 jutaan keatas, penginapan yang dikelola warga lokal tak lebih dari 50 US dolar. Maldives kini sudah ramah untuk kantong wisatawan backpacker. Tak heran jika belakangan ini Maldives semakin ramai dikunjungi para turis dari seluruh dunia.

2. Rajin-rajin cari tiket pesawat promo

Sejak menjamurnya penginapan-penginapan murah, jumlah wisatawan ke Maldives semakin meningkat. Beberapa maskapai penerbangan mulai membuka rute ke Maldives. Bahkan banyak yang menawarkan tiket promo. Kamu harus rajin-rajin cek harga tiket agar bisa mendapatkan tiket promo yang harganya jauh lebih murah.

3. Pergi dengan rombongan

Untuk mengunjungi satu pulau ke pulau lainnya di Maldives, para turis harus menyewa kapal. Biasanya kapal tersebut akan dihargai per kapal, bukan per orang. Dengan pergi berkelompok, beban membayar sewa kapal menjadi lebih ringan. Sama halnya dengan penginapan. Semakin banyak kelompok kamu, semakin murah biaya sewa penginapan yang harus ditanggung per orang.

4. Tidak pergi di musim liburan dan high season

High season di Maldives terjadi pada bulan November hingga Maret. Pada bulan-bulan ini cuaca di Maldives sangat cerah dan air lautnya bening seperti kaca. Di bulan April, cuaca di Maldives masih panas, tetapi tak sebagus pada November-April. Sedangkan, pada Mei-Oktober merupakan musim penghujan.

Agustus juga merupakan high season karena bertepatan dengan libur panas orang Eropa. Kalau mau murah, hindari musim-musim liburan seperti itu karena harga tiket pesawat dan penginapan jadi lebih mahal.

5. Jangan datang di hari Jumat

Sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim, Jum’at menjadi hari suci bagi warga Maldives. Tidak ada kapal yang beroperasi pada hari itu. Jadi sebaiknya hindari datang di hari Jumat karena kamu akan sulit menemukan kapal yang mau menyeberang ke pulau-pulau lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *