5 Oleh-oleh Khas Samarinda yang Wajib Kamu Coba!

Trippers – Berkunjung ke ibu kota provinsi Kalimantan Timur kurang lengkap rasanya kalau belum bawa pulang oleh-oleh khasnya. Dikelilingi oleh alam berupa hutan tropis, sungai mahakam dan tanah yang kaya akan batu bara, kota Samarinda tidak salah jika dianggap salah satu kota kebanggaan di Kalimantan Timur.

Kekayaan alam dan budaya ini pun turut mempengaruhi penduduk serta flora dan fauna di dalamnya. Salah satunya makanan serta kerajinan tangan kota Samarinda yang memiliki keunikan tersendiri dan tidak akan ditemukan di kota-kota lain di Indonesia.

Berikut ini 5 oleh-oleh khas Samarinda yang wajib banget kamu coba saat berkunjung kesini.

  1. Kue keminting
Foto : brisik.id

Kue kering ini berbentuk bulat seperti kemiri sehingga dinamai Keminting yang dalam bahasa setempat memiliki arti “biji kemiri”, rasanya manis karena menggunakan campuran gula pasir dan gula merah.

Kue yang berbahan dasar tepung sagu ini keras di luar namun renyah jika digigit, sangat pas untuk dijadikan teman minum teh. Kue yang biasanya dijual di warung-warung ini sekarang sudah jarang ditemukan dan hanya dijual di toko oleh-oleh khas Samarinda dengan produk oleh-oleh lain.

Kisaran harga per bungkusnya (isi 20 hingga 30 pcs) sekitar Rp 20 ribu – Rp 30 ribuan.

  1. Abon ikan cakalang dan kepiting
Foto : m.merdeka.com

Ingin oleh-oleh yang bisa dijadikan lauk teman makan nasi? Kalau gitu wajib beli abon ikan dan kepiting nih. Layaknya abon sapi, kedua abon ini merupakan daging ikan atau kepiting yang dimasak dengan rempah-rempah dan disangrai hingga kering.

Untuk abon ikan biasanya menggunakan ikan cakalang yang kaya akan protein. Untuk varian rasa biasanya hanya dua saja yaitu pedas dan manis.

Untuk abon ikan cakalang ukuran 100 gram dapat diperoleh dengan harga Rp 25 ribu, sementara untuk abon kepiting ukuran 50 gram dijual dengan harga Rp 25 ribu.

  1. Amplang
Foto : www.bukalapak.com

Kerupuk berbahan dasar ikan tenggiri ini merupakan salah satu oleh-oleh favorit para turis. Rasa ikan yang gurih dan tekstur nya yang renyah membuat snack ini disukai segala kalangan.

Jenis amplang bermacam-macam tergantung bahan dasar ikan yang digunakan, yang umum adalah ikan laut yaitu tenggiri dan ikan sungai yaitu pipih (ikan belida). Penyebutannya pun dipengaruhi oleh varian amplang, varian rasa selain original disebut amplang bumbu, sementara varian berbentuk lebih kecil mirip bulan sabit disebut kuku macan.

Untuk satu bungkus amplang (250 gram) dapat dibeli dengan harga 30 ribuan.

  1. Gula gait
Foto : student.umm.ac.id

Gula gait adalah salah satu camilan gulali khas warga Samarinda. Untuk membuatnya diperlukan bahan dasar gula pasir dan gula aren, proses pembuatannya sama seperti membuat gulali yaitu dengan memasak gula, ketika sudah agak hangat adonan ditarik berulang-berulang hingga warnanya

kekuningan dan berbentuk batang, setelah dingin barulah dipotong-potong dengan panjang 5-6 cm. Dengan mengeluarkan uang sekitar Rp30 ribuan, kamu sudah bisa membawa pulang satu box gula gait ini.

  1. Kue ilat sapi
Foto : cookpad.com

Kue ilat sapi ini merupakan oleh-oleh khas Kalimantan termasuk kota Samarinda, diberi nama ilat sapi karena penampakannya yang mirip lidah sapi. Cara pembuatan kue ilat sapi mirip dengan roti karena menggunakan tepung terigu dan soda kue, bedanya rasa manis kue ini diperoleh dari gula merah.

Kue ini cocok jadi santapan di pagi atau sore hari dengan ditemani secangkir teh. Harga per bungkusnya berkisar antara Rp 15 ribu hingga 35 ribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *