5 Festival Wisata di Sulawesi Utara

Trippers – Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat indah dan kaya akan kebudayaan. Kekayaan alam yang dimiliki Indonesia menjadi daya tarik wisata tersendiri. Untuk menarik wisatawan, pemerintah daerah masing-masing tentu punya kebijakannya sendiri.

Di provinsi Sulawesi Utara sendiri yang terkenal dengan kekayaan alam dan keindahan bawah lautnya, punya cara sendiri untuk menarik wisatawan. Salah satunya adalah dengan menggelar festival wisata yang diisi dengan kegiatan budaya dan hal lainnya.

Nah, berikut ini lima festival wisata yang rutin digelar tahunan oleh pemerintah Sulawesi Utara yang menarik untuk kamu nikmati. Yuk, intip informasi berikut.

  1. Tomohon International Festival Flower
Foto : www.triptrus.com

Tomohon International Flower Festival merupakan salah satu festival yang paling terkenal. Biasanya festival ini mengadakan parade bunga dan menampilkan kendaraan hias yang didekorasi menggunakan bunga khas Kota Tomohon dan daerah lainnya.

Biasanya, bunga dihias dan ditampilkan dalam berbagai bentuk dan variasi sesuai karakteristik masing-masing peserta. Kendaraan hias akan dinilai oleh juri yang memiliki kompetensi di bidang florikultura. Biasanya festival inilah yang paling ramai dengan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

  1. Festival Pesona Selat Lembeh
Foto : indonesia.go.id

Festival Selat Lembeh dimeriahkan dengan berbagai perlombaan, seperti kapal hias dan lari 10 km.

Tidak hanya itu, Festival Pesona Selat Lembeh juga dimeriahkan dengan penanaman koral, pentas seni budaya, dan atraksi jet ski. Di puncak acara biasanya dimeriahkan oleh sailing pass yang diikuti 200 perahu.

Bagi wisatawan yang suka kuliner, kamu bisa mencicipi sashimi tuna khas Bitung. Ini adalah olahan ikan tuna mentah yang dipotong tipis dan dicelup ke dalam bumbu kecap yang diberi daun serei. Disajikan juga pisang goroho rebus atau singkong goreng khas Sulawesi Utara.

Di sekitar lokasi festival, wisatawan bisa mengunjungi ekowisata Pasir Panjang Pantai Kahona dan Hutan Mangrove Pintu Kota. Bagi yang menyukai diving, kalian bisa menyelam di beberapa titik selam untuk menikmati koral yang indah. Jangan lupa, di sore hari Selat Lembeh juga menjadi spot yang indah untuk melihat matahari terbenam.

  1. Festival Manado Fiesta
Foto : travel.tempo.co

Manado dikenal sebagai kota yang tinggi toleransi karena keragaman budaya, suku, dan agama yang hidup berdampingan. Festival ini bertujuan untuk dijadikan sebagai cerminan toleransi kota Manado yang tetap menjaga kerukunan yang sudah ada.

Biasanya, kegiatan ini berisi banyak hal, seperti pameran pariwisata, perdagangan, investasi serta produk unggulan daerah, pameran taman hias, pameran lukisan, lomba melukis anak, talkshow, workshop, dan pentas seni. Acara ini biasanya akan ditutup dengan thanksgiving atau pengucapan syukur yang dirayakan di seluruh penjuru Kota Manado.

  1. Festival Teluk Tomini
Foto : www.liputan6.com

Festival Teluk Tomini masuk dalam kategori wisata bahari dan budaya. Belakangan ini, jenis wisata bahari sangat digemari karena banyak aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan. Tak hanya bersantai menikmati keindahan pantai, para wisatawan juga bisa melakukan kegiatan lain, seperti diving, snorkeling, memancing, bahkan di pantai-pantai tertentu kalian bisa melakukan surfing.

Tingginya minat masyarakat lokal dan wisatawan pada festival ini akhirnya mendorong pemerintah setempat untuk menjadikannya event tahunan. Pada 2015, eksistensi festival ini mendunia dan menjadi kegiatan berskala Internasional yang berjudul Sail Tomini.

  1. Festival Pesona Bunaken
Foto : www.celebes.co

Festival Pesona Bunaken bertujuan untuk melestarikan sumber daya alam bawah laut dan seni budaya di kawasan Bunaken. Selain itu, festival ini juga bertujuan untuk memberikan jaminan keberlangsungan pariwisata setempat yang pada akhirnya akan meningkatkan kunjungan wisatawan.

Selain menikmati sajian budaya, wisatawan juga bisa menikmati keindahan alam bawah laut Bunaken. Festival ini biasanya dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dan atraksi, seperti lomba perahu hias, lomba karnaval budaya, dan lomba kesenian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *